W3lc0me W3nz Bl0G

Sabtu, 06 Oktober 2012

D3finisi P3lajaran

Pengertian Pengetahuan (Ilmu)
Pelajaran atau disebut juga ilmu merupakan segala sesuatu yg (yang) dikenal sebagai pengetahuan. Setiap manusia bahkan hewan (binatang) pasti memiliki pengetahuan, baik dari dalam maupun dari luar hubungan kekeluargaan.Pengetahuan bergantung pada cara kerja indera-indera masing-masing individu dalam menyerap ilmu dan juga cara berpikir setiap individu dalam memroses ilmu yang diperolehnya. Selain itu juga, pengetahuan bisa berlandaskan aktivitas yang dilakukan pengetahuan  itu sendiri. Kita dapat melihat hal itu melalui metode yang digunakannya.



Maka dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa sifat-sifat ilmu / pelajaran yaitu :
1. Berdiri secara satu kesatuan,
2. Tersusun secara sistematis,
3. Ada dasar pembenarannya (ada penjelasan yang dapat dipertanggung jawabkan disertai sebab-sebabnya yang meliputi fakta dan data),
4. Mendapat legalitas bahwa ilmu tersebut hasil pengkajian atau riset.
5. Communicable, ilmu dapat ditransfer kepada orang lain sehingga dapat dimengerti dan dipahami maknanya.
6. Universal, ilmu tidak terbatas ruang dan waktu sehingga dapat berlaku di mana saja dan kapan saja di seluruh alam semesta ini.
7. Berkembang, ilmu sebaiknya mampu mendorong pengetahuan-pengatahuan dan penemuan-penemuan baru. Sehingga, manusia mampu menciptakan pemikiran-pemikiran yang lebih berkembang dari sebelumnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sekarang gampang sekali menerima suatu pengetahuan, hal ini menunjukkan bahwa setiap manusia dapat menerima pengetahuan dalam kehidupannya.

Mengapa manusia dapat mengembangkan pengetahuan ? 

Jika dimana ada  kemauan disitu lah ada jalan terbuka, seperti itulah faktanya. Setiap manusia yang memiliki kamuan belajar pasti bisa mendapat pengetahuan. Maka manusia kan terus belajar belajar dan terus belajar untuk menambah ilmunya. Dari ilmu yang telah berkumpul maka, manusia berinisiatif untuk menggabungkan semua ilmunya menjadi 1 (satu), hal ini lah yang disebut sebagai mengembngkan pengetahuan. Orang pertama yang mengembangkan pengetahuan yaitu, Aristoteles. Aristoteles disuruh oleh rajanya untuk membuktikan bahwa emas dimahkotanya adalah asli. Ketika pertama kali ia meneliti ia menyerah lalu, ketika yang kedua kalinya ia meneliti ia kepanasan dan mecelupkan badannya ke dalam air bak yg (yang) berisi penuh dengan air. Sewaktu ia mencelupkan badannya air di dalam bak itu keluar, terlewati dipikirannya bahwa, air  yang keluar = berat badannya. Maka ia pun melakukan percobaan terhadap mahkota rajanya dengan metode mencelupkan mhkota itu ke wadah yg (yang) berisi air penuh. Hal inilah yang disebut mengembangkan pengetahuan.

Kesimpulan 

Setiap manusia pasti memiliki kemampuan menerima pngetahuan. Untuk itu maka kita harus menggunakan kemampuan itu sebaik mungkin agar kita berguna. Agar kita dapat berguna maka harus belajar seperti Aristoteles, mengembangkan suatu pengetahuan tanpa bantuan arang lain.

Untuk lebih mengerti langsung saja ke wesite berikut ini :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar